Selasa, 28 Februari 2012

SEKTOR PERIKANAN


Wilayah pesisir di provinsi Aceh mempunyai panjang garis pantai 1.660 km, dengan luas wilayah perairan laut seluas 295.370 km terdiri dari laut wilayah (perairan teritorial dan perairan kepulauan) 56.563 km dan zona ekonomi eksklusif (ZEE) 238.807 km. akibat tsunami pada 26 desember 2004, dari 1660 km panjang garis pantai, 800 km rusak terkena gelombang tsunami.
Sector perikanan dari seri serapan tenaga kerja menyerap 257.300 jiwa yang terdiri dari 4 (empat) sektor yaitu : sektor penangkapan, sektor budidaya, sektor pengolahan dan sektor pemasaran hasil perikanan. Sector penangkapan terdiri dari nelayan tetap dan nelayan tidak tetap sebanyak 164.080 jiwa, sektor budidaya sebanyak 56.300 jiwa, sektor pengolahan sebanyak 20.670 jiwa dan sektor pemasaran hasil perikanan melalui penjual ikan (mugee eungkoet) mencapai 16.250 jiwa.
Kebijakan pemerintah aceh terhadap sektor perikanan
Mengupayakan peningkatan pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan melalui peningkatan industri perikanan tangkap, budidaya, industri pengolahan dan industri kelautan yang bertumpu pada IPTEK dengan memperhatikan kelestariannya sebagai salah satu tulang punggung pembangunan ekonomi Aceh yang berkelanjutan.
Upaya upaya untuk mendorong tumbuhnya sector perikanan, baik perikanan tangkap maupun budidaya terus digalakkan. Pemerintah sadar, dengan berkembangnya sektor perikanan, akan membawa dampak terusan yang sangat positif terhadap pertumbuhan perekonomianaceh secara keseluruhan.berikut disajikan data tingkat produksi perikanan laut dan darat di provinsi Aceh sepanjang tahun 2006.
Tingkat produksi ikan, tidak terlepas dari para petani perikanan atau nelayan yang melakukan budidya serta penangkapan ikan, baik di darat maupun di laut. Terlihat bahwa keluarga yang menggantungkan hidupnya dari sektor perikanan terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini merupakan salah satu indikasi bahwa sektor ini cukup memberikan stimulasi bagi masuknya tenaga kerja baru ke bidang perikanan ini.
Dinas kelautan dan perikanan provinsi aceh telah melakukan penentuan tempat-tempat pertumbuhan untuk berbagai sub sektor di sektor perikanan yang disebut dengan pusat pertumbuhan. Sub sektor –sub sektor tersebut adalah :
  • Perikanan tangkap meliputi wilayah Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang dan sekitarnya.
  • Budidaya air tawar meliputi wilayah Aceh Tengah, termasuk Bener Meriah dan Gayo Lues, selain Aceh Tengah sendiri.
  • Budidaya air payau, yang meliputi wilayah Aceh Timur, Langsa dan Aceh Tamiang.
  • Budidaya laut, yang di fokuskan di wilayah pulau Simelue dan sekitarnya.
Dengan adanya pusat-pusat pertumbuhan ini, diharapkan dapat memacu tingkat perikanan di aceh sekaligus dapat menarik wilayah-wilayah di sekitar pusat pertumbuhan itu untuk secara bersama-sama memberi kontribusi dalam meningkatkan jumlah produksi perikanan di Aceh.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar